Logo Infraloka
← Kembali ke Blog
Kawal KepakaranOpen SourceFact CheckingRight Of Reply

Meluncurkan kawalkepakaran.org: Bukan Daftar Hitam, Cek Fakta Klaim Pakar yang Terbuka

Kawal Kepakaran: "Menguji klaim para pakar". Kredensial diperiksa, bukti dibuka, hak jawab. Catatan dan pendapat penulis, bukan putusan.

Pada 9 Oktober 2026 saya meluncurkan kawalkepakaran.org, "Kawal Kepakaran," cek fakta terbuka atas klaim orang-orang yang menjual kepakarannya kepada publik. Situs ini tumbuh dari abilsudarman.my.id dan memperluasnya dari satu kasus ke pakar mana pun. Semua isi situs adalah pendapat dan catatan saya, bukan putusan pengadilan, dan setiap pakar yang disebut berhak menjawab. Tulisan ini memperkenalkan situsnya, memuat manifestonya, dan mengajak Anda ikut membangunnya. Tulisan ini bukan temuan tentang siapa pun.

Apa yang diluncurkan

Kawal Kepakaran memeriksa kredensial, rekam jejak, dan bukti di balik klaim publik para pakar. Untuk tiap klaim, situs ini memberi putusan, tingkat keyakinan, bukti, dan keterangan jelas tentang apa yang tidak dibuktikan oleh bukti itu. Situs ini dwibahasa: Indonesia di kawalkepakaran.org dan Inggris di kawalkepakaran.org/en.

Bagian utamanya:

  • Pakar. Satu profil per pakar: kredensial yang diperiksa, klaim yang diuji, dan balasan bila ada.
  • Cek klaim. Setiap klaim mendapat satu dari empat putusan: terkonfirmasi, sebagian terkonfirmasi, tidak didukung, atau belum dapat diverifikasi.
  • Metode. Cara kredensial dan klaim dinilai.
  • Hak jawab. Pakar yang disebut dapat menjawab, dan jawabannya dimuat apa adanya.
  • Kasus 001. Kasus terdokumentasi pertama adalah Abil Sudarman. Artikel, bukti, dan linimasa dari situs sebelumnya tetap tersimpan di bagian Kasus. Tulisan peluncuran situs itu menjelaskan awal proyek ini.

Manifesto: "Bukan Daftar Hitam"

Situs ini dibuka dengan pernyataan dari saya, yang terbit di kawalkepakaran.org/manifesto. Saya memuatnya di sini karena itulah alasan situs ini dibangun dengan cara seperti sekarang.

Pernyataan ini berangkat dari sebuah utas publik. Pada 1 Oktober 2023, Ibrahim Arief menulis di X tentang "never-hire list" pribadi. Tangkapan layar di bawah ini berasal dari halaman manifesto.

Tangkapan layar dua kiriman Ibrahim Arief (@ibamarief) di X pada 1 Oktober 2023 tentang "never-hire list" pribadi dan alasan daftar itu tidak dibuka.

Yang ditunjukkan gambar: dua kiriman pertama utas itu, termasuk pernyataan bahwa daftar harus tetap pribadi berdasarkan nasihat hukum dan ajakan agar pemimpin menyimpan daftar masing-masing. Yang tidak dibuktikan: siapa yang dimaksud dengan inisial atau rujukan lain dalam kiriman itu. Gambar tidak menyebut perkara Chromebook, karena utas ini terbit pada 2023. Balasan akun lain di bawah utas dipotong dari gambar. Lihat utas aslinya di X.

Manifesto berlanjut:

Pada 1 Oktober 2023, Ibrahim Arief menulis di X bahwa ia menyimpan sebuah "never-hire list": daftar pribadi orang yang tidak akan pernah ia pekerjakan. Daftar itu, katanya, harus tetap rahasia berdasarkan nasihat hukum, dan ia mengajak para pemimpin menyimpan daftar masing-masing sebagai tugas kepada organisasi yang mereka pimpin. Utas itu dilihat ratusan ribu kali.

Saya tidak menulis ini untuk membantah hak seseorang memilih siapa yang ia pekerjakan. Itu hak setiap pemimpin. Saya menulis karena utas itu memperlihatkan dengan jelas apa yang tidak ingin saya bangun.

Daftar yang tersembunyi memegang kuasa tanpa tanggung jawab. Orang di dalamnya tidak tahu alasannya, tidak bisa menjawab, tidak bisa meminta koreksi, dan tidak ada yang bisa memeriksa apakah daftar itu benar. Bila setiap pemimpin menyimpan daftarnya sendiri, ketidakadilan kecil menjadi ribuan, tak terlihat dan tak bisa dibantah.

Kawal Kepakaran memilih jalan sebaliknya. Kami menguji klaim orang yang menjual kepakarannya kepada publik, dan semuanya terbuka:

  1. Kami memeriksa klaim, bukan orangnya. Yang diuji adalah apa yang dikatakan di depan umum.
  2. Setiap putusan menyebut sumbernya. Tanpa bukti, tidak ada putusan.
  3. Kami menulis apa yang tidak dibuktikan. Setiap klaim memuat batasnya sendiri.
  4. "Belum bisa diverifikasi" adalah putusan yang sah, dan itu bukan tuduhan.
  5. Yang disebut berhak menjawab. Jawabannya dimuat apa adanya, tanpa disunting.
  6. Kesalahan kami boleh dikoreksi. Kodenya terbuka; siapa pun boleh mengirim bukti yang memperkuat atau membantah.
  7. Kami tidak menghukum. Yang kami terbitkan adalah catatan dan pendapat, bukan putusan pengadilan. Praduga tak bersalah berlaku bagi semua orang.

Satu hal saya tegaskan karena ia relevan. Menurut Niaga.asia, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 12 Mei 2026 menjatuhkan hukuman 4 tahun penjara kepada Ibrahim Arief dalam perkara pengadaan Chromebook, dan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memperberatnya menjadi 5 tahun pada 31 Agustus 2026. Artikel itu tidak menyatakan apakah putusan sudah berkekuatan tetap, maka saya menyebutnya divonis, bukan terpidana. Saya tidak memakai putusan itu untuk menilai tweet-nya, dan tidak memakai tweet itu untuk menilai putusannya. Prinsip di atas berlaku sama bagi siapa pun. Beliau juga berhak menjawab, dan jawabannya akan dimuat apa adanya.

Daftar kami berbeda dari daftar hitam dalam satu hal yang menentukan: siapa pun bisa membacanya, membantahnya, dan memperbaikinya, termasuk orang yang ada di dalamnya.

— Rahmat Wibowo, penggagas Kawal Kepakaran

Sumber yang dikutip dalam manifesto: utas @ibamarief di X, 1 Oktober 2023, dan Niaga.asia, 31 Agustus 2026.

Ilustrasi orisinal yang membandingkan daftar tersembunyi, tanpa alasan, tanpa hak jawab, dan tanpa koreksi, dengan buku catatan terbuka tempat klaim diperiksa, sumber disebut, batas ditulis, jawaban dimuat tanpa suntingan, dan kesalahan dikoreksi

Ilustrasi orisinal untuk tulisan ini: tujuh komitmen di atas, digambarkan sebagai beda antara daftar tersembunyi dan buku catatan terbuka.

Cara membangunnya

Kodenya terbuka di github.com/rweebs/kawalkepakaran. Situsnya statis: setiap halaman dibuat lebih dulu menjadi HTML biasa, sehingga tidak ada server atau basis data yang harus dijalankan. Situs ini memakai Astro dengan TypeScript, three.js untuk adegan 3D di halaman Bowobharata (baru dimuat setelah pengunjung berinteraksi), berkas Markdown dan JSON untuk konten, dan Cloudflare untuk penayangan. GitHub Actions menjalankan tes dan build pada setiap perubahan, dan repositori ini memiliki sekitar 700 tes otomatis.

Kodenya berlisensi MIT. Tulisan orisinalnya berlisensi CC BY 4.0. Materi pihak ketiga, seperti tangkapan layar bukti, tetap tunduk pada ketentuan pemiliknya.

Mari ikut membangunnya

Situs yang boleh dibantah dan dikoreksi siapa pun membutuhkan orang-orang yang benar-benar melakukannya. Berikut cara ikut serta.

Kirim bukti, atau usulkan pakar atau klaim untuk diperiksa. Cara termudah adalah formulir isu. Buka isu baru dan pilih Submit a pakar claim or evidence. Bukti boleh memperkuat klaim maupun membantahnya. Koreksi dan jawaban memakai formulir terpisah.

Kirim pull request. Tambahkan satu berkas JSON di src/content/pakar/ atau src/content/klaim/ untuk pakar atau klaim baru, atau di src/content/bukti/ untuk bukti. Isian berkasnya didefinisikan di src/lib/schemas.ts. Salin satu entri yang sudah ada sebagai awal.

Patuhi empat aturan untuk apa pun yang Anda kirim:

  1. Cantumkan sumber yang dapat diperiksa: tautan atau asal dokumen, dan tanggal pengambilan tangkapan layar.
  2. Tutup data pribadi seperti NIK, nomor telepon, alamat rumah, dan data pihak yang tidak terkait.
  3. Tulis dua keterangan: apa yang ditunjukkan gambar atau dokumen, dan apa yang tidak dibuktikan olehnya.
  4. Tanpa rumor dan tanpa doxxing. Hanya hal yang berkaitan dengan klaim publik, dan tanpa tuduhan tanpa dasar.

Bantu di sisi kode. Baca dulu Engineering guide. Anda memerlukan Node.js 22.

git clone https://github.com/rweebs/kawalkepakaran.git
cd kawalkepakaran
npm ci
npm run dev   # pratinjau langsung di http://localhost:4321

Jalankan npm test && npm run build sebelum membuka pull request. Buat cabang dari main, satu perubahan logis per commit, dan jaga bahasa tentang orang tetap berhati-hati ("saya menduga," "menurut pendapat saya"). Mohon jangan mengubah teks penafian dan hak jawab tanpa persetujuan.

Koreksi saya. Bila ada yang keliru di situs ini, gunakan halaman hak jawab atau formulir koreksi. Anda juga dapat menulis ke [email protected]. Jawaban dimuat apa adanya.

Petunjuk lengkapnya ada di CONTRIBUTING.md. Memberi bintang atau membagikan repositori ini juga sangat membantu.

Batasan tulisan ini

  • Teks manifesto dikutip dari situs per 9 Oktober 2026. Bila situs dikoreksi kemudian, versi di situslah yang dipegang.
  • Putusan pengadilan dilaporkan sebagaimana diuraikan Niaga.asia. Saya belum memeriksa apakah putusan itu berkekuatan tetap.
  • Tangkapan layar hanya menampilkan dua kiriman dari sebuah utas. Gambar itu tidak menunjukkan siapa yang dimaksud dengan inisial di dalamnya, dan tidak menyatakan apa pun tentang perkara lain.
  • Tidak ada isi Kawal Kepakaran yang merupakan temuan hukum. Praduga tak bersalah berlaku bagi semua orang yang disebut.
  • Bila pihak yang disebut ingin mengoreksi atau menjawab apa pun di situs atau di tulisan ini, saya akan memuat jawabannya secara utuh di sampingnya.
  • Ini pendapat dan catatan saya. Saya bukan advokat, dan tulisan ini bukan nasihat hukum.

#KawalKepakaran #OpenSource #FactChecking #RightOfReply