Lima Janji Kecil untuk Hari Sumpah Pemuda

Pembacaan pribadi atas ikrar 1928 bisa dimulai dengan komitmen kecil untuk belajar, jujur, peduli, dan bekerja bersama.
RAHMAT WIBOWO | 28 OKTOBER 2026
Janji lebih mudah diingat ketika mengubah sesuatu yang bisa kita kerjakan besok. Pada Hari Sumpah Pemuda ke-98, saya menawarkan lima komitmen kecil yang terinspirasi dari pertanyaan dalam Menepati Janji di Zaman AI.
Ini tafsir pribadi saya, bukan pengganti ikrar 1928 atau tafsir resminya. Ini latihan yang bisa dicoba, bukan ujian untuk menentukan siapa warga Indonesia yang baik.
1. Beri membaca tempat dalam sehari
Pilih bacaan yang mengajak Anda berpikir dan bacalah tanpa berpindah-pindah tugas. Lima belas menit adalah usulan, bukan aturan. Tulis gagasan utamanya dan satu pertanyaan yang masih tersisa. Membaca dengan saksama membantu kita ikut merawat bahasa bersama, bukan sekadar meneruskan kata-kata.
2. Pikirkan dulu sebelum bertanya ke AI
Coba kerjakan masalahnya terlebih dahulu. Lalu minta AI menunjukkan alternatif atau kritik, dan jelaskan jawabannya dengan kata-kata sendiri. Periksa klaim yang penting. Alat bisa membantu; pemahaman dan tanggung jawab tetap berada pada kita.
3. Periksa sebelum membagikan
Ketika sebuah kutipan atau angka menggugah Anda, cari sumber dan tanggalnya. Gambar yang meyakinkan belum tentu bukti. Jika klaim belum dapat diperiksa, katakan demikian atau tunggu sebelum membagikannya. Memperbaiki kesalahan juga bagian dari latihan ini.
4. Kritik pekerjaan, hormati orangnya
Sebutkan masalahnya, jelaskan dampaknya, lalu usulkan langkah berikutnya. Hindari cap “mental tempe” atau label lain untuk mempermalukan orang yang sedang kesulitan. Perbedaan pendapat dan kepedulian bisa berjalan bersama. Ketika beban terasa terlalu berat, meminta bantuan juga merupakan langkah yang sah.
5. Buat satu karya yang bisa dilihat
Bangun proyek kecil, dokumentasikan pelajarannya, dan minta masukan. Bentuknya bisa kegiatan komunitas, analisis, cerita, atau prototipe. Target bulanan berguna hanya jika sesuai keadaan; berjalan lebih lambat juga tidak apa-apa. Akses terhadap waktu dan sumber daya tidak sama, dan portofolio saja tidak menjamin pekerjaan.
Mulai dari satu
Ikrar asli mengakui tanah air dan bangsa yang satu serta menjunjung bahasa persatuan. Saya membaca ajakan untuk hadir di komunitas nyata, memperlakukan orang dengan adil, dan menggunakan bahasa dengan hati-hati. Ini pembacaan saya, bukan tafsir resmi.
Pilih satu komitmen yang mungkin dilakukan minggu ini. Bila membantu, kerjakan bersama orang lain. Janji kecil yang ditepati dapat menjadi awal dari janji yang lebih besar dan dikerjakan bersama.
Sumber: Berdasarkan Menepati Janji di Zaman AI: Pesan untuk Pemuda, bagian 9. Baca teks asli Sumpah Pemuda.